MEDAN - Saralim Sowahu, stopper asal Ternate akan menggantikan posisi yang ditinggal Baihakki Kaizan. Poros halang tangguh asal Singapura itu harus kembali ke negaranya. Sebab ia hendak mengurus persalinan isterinya.
Bagi Saralim, ini bukan debut pertamanya, saat Aun Carbiny cedera. Saralim pun dipercaya menggantikan perannya. "Saralim itu pemain muda dan tangguh. Barangkali kehebatannya akan semakin terasah jika ia punya jam terbang tinggi, "kata Asisten Pelatih Medan Chiefs, Amran.
Amran menilai Saralim mampu bermain maksimal setiap diturunkan. Selain bertanggungjawab pada posisinya, ia pun aktif berkoordinasi dengan rekan-rekannya.
LHOKSEUMAWE – Sejumlah Elemen sipil Lhokseumawe dan AcehUtara yang tergabung dalam gerakan Marsyarakat Peduli Lingkungan (GaMpang) menggelar aksi di Simpang Jam Kota Lhokseumawe, Jumat (22/4). Aksi ini dalam rangka memperingati hari bumi tahun 2011.
Pantaun Serambi, sekitar pukul 10.00 WIB, gabungan elemen sipil ini sambil mengusung sejumlah poster dan spanduk menduduki bundaran simpang Jam. Aksi yang berjalan tertip tersebut mendapatkan pengalawan ketat dari pihak kepolisian. Sedangkan orator meraka secara bergantian terus meneriakkan semangat untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan. Kondisi ini berjalan selama satu jam.
Koordinator aksi, M Agam Khalilullah, menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai pihak, termasuk dari Greenomic Indonesia, kerusakan hutan di Aceh sudah mulai sangat parah. Sehingga pihaknya menyimpulkan kebijakan Pemerintah Aceh berupa jeda tebang hutan masih belum sempurna.Makanya dengan kondisi ini pihaknya mengeluarkan pernyataan sikap, diantaranya mendesak pemerintah untuk segera membuat regulasi mengenai lingkungan hidup, mendesak aparat keamanan untuk menindak tegas pelaku ilegal logging. Seterusnya, mendesak Pemerintah Aceh untuk lebih selektif memberi izin eksploitasi SDA, serta mendesak Pemerintah Aceh meninjau HGU seluruh perusahaan di Aceh.(*)
* Struktur Baru Percepatan Pelayanan Masyarakat
SAMBAS- Kapolres Sambas, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjaitan mengungkapkan saat ini baru delapan Polsek di Sambas yang memiliki unit lantas.
"Karena keterbatasan personil, baru delapan saja. Penempatan personil lantas diutamakan jalur Pantura," ujar AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjaitan kepada Tribun, Jumat (22/4).
Menurutnya ini dilakukan sesuai dengan struktur organisasi yang baru. "Intinya untuk mempercepat pelayananan penanganan lalu lintas, di masyarakat. Sebelumnya langsung ke Mapolres," katanya.
Dia mengatakan penanggung jawab langsung unit lantas langsung dibawah Kapolsek."Kalau untuk Kasatlantas merupakan pembina teknis dari unit lantas di tiap kecamatan,"ujarnya. (Shr).
GURU sekolah menengah atas (SMA) 1 Makassar, memperlihatkan beberapa cat semprot dan spidol yang disita dari siswa di hari terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN). penyitaan dilakukan guna meminimalisir aksi corat-coret yang sering dilakukan siswa sma selepas melaksanakaan uUN. (Muhammad Abdiwan)
Sutradara pementasan I La Galigo Robert Wilson, mengikuti prosesi adat dalam rangka penganugerahan gelar datu dari Kerajaan Luwu di Benteng Rotterdam, Makassar.Kamis (21/4) Acara ini dihadiri sejumlah pejabat, akademisi, dan budayawan. Gelar datu ini diberikan kepada Robert sebagai bentuk penghormatan atas karya seninya itu. (Muhammad Abdiwan)
SELURUH karyawan hotel Horizon Makassar melayani pelanggannya dengan menggunakan kebaya pada Hari Kartini ini, Kamis (21/4). karyawati hotel tersebut menggunakan baju kebaya sebagai hari peringatan Hari Kartini. (muhammad abdiwan)

BANDUNG -Dua pembuat kompor darulang, Dedi Junaedi (36) dan Ade Irawan Suryana (38) kini sedang mempersiapkan produksi sekurangnya 300 kompor, untuk acara peluncuran alat memasak yang bahan bakarnya menggunakan bahan bakar dari daun kering yang dipadatkan.
Selain kompor darulang beserta tungku pembakaran, di bengkel kerja mereka di Jalan Nanjung Cibodas, Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, merekapun kini sudah mampu memproduksi tiga ton bahan bakar kompor darulang dalam sehari.
“Rencana kompor darulang akan diluncurkan Mei 2011. Tapi waktunya masih tentatif, mengikuti program kegiatan dari Pemerintah Kota Cimahi. Kami membuat tiga varian kompor darulang. Model standar, kompor darulang musik, dan kompor darulang audio,” ujar Dedi Junaedi,seusai melakukan demo memasak di acara peringatan Hari Kartini ke-132 di PT INTI di Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung, Kamis (21/4) siang.
Kompor darulang yang dibuat kedua sahabat karib ini memang unik. Sebab untuk dua model kompor terakhir, penggunanya dapat memasak sambil mendengarkan musik, atau sambil berkaraoke. Perangkat ini dapat berfungsi tanpa terganggu panas dari tungku pembakaran kompor darulang.
“Satu gandu bahan bakar darulang, berdiameter 7 cm dan tinggi 10 cm,mampu bertahan hingga empat jam. Teknologi yang kami pakai di tungku pembakaran, memungkinkan pengguna kompor darulang bisa leluasa menambah atau mengurangi kalori saat pembakaran,” kata Ade Irawan
Suryana.
Pada saat peluncuran, perangkat kompor darulang akan dipasarkan pada kisaran harga Rp 80.000 hingga Rp 300.000. Sedangkan bahan bakar darulang akan dijual seharga Rp 1.500 per kemasan. (rry)